Daniel 3 : 1 - 30
Dalam pertaruhan, kita pasti mempunyai lawan bertaruh. kalau kita menang maka kita akan mendapatkan keuntungan, tapi kalau kita kalah maka hal sebaliknya yang terjadi. Sebab itu hanya sedikit orang yang berani bertaruh dalam hidup ini. Kehidupan orang Kristen di dunia sering kali diperhadapkan pada pertaruhan ini. Bila kita mengikuti kehendak Allah maka kemenangan di pihak kita dan kekalahan di pihak iblis. Namun hanya orang yang berani bertaruh dalam iman saja yang akan menikmati kemenangan.
Sadrakh, Mesakh dan Abednego adalah teladan dari pertaruhan iman. Tiga orang bawahan bertaruh dengan raja yang berkuasa di zaman itu. Sadrakh, Mesakh dan Abednego bertaruh dalam nama Raja di atas raja, mereka berani meski taruhannya adalah maut. mereka tahu kalau Allah sanggup melepaska mereka dari dapur api.
Oleh karena itu kita harus berani berkata tidak terhadap godaan iblis dan dunia. Godaan itu bisa saja menggiurkan,bahkan membuat kita takut karena harus berhadapan dengan maut. Tetapi kita tidak boleh takut, karena kita mempuyai pembela yag setia dan perkasa. Dia adalah Allah.
Jadi jangan berada di pihak yang salah,karena Allah tidak pantas diduakan, Allah pantas dinomorsatukan, tidak ada yang sebanding dengan Dia. Bila ada godaan yang membuat kita lemah, segeralah bertaruh di pihak Allah maka Allah akan memperhitungkan imanmu, sehingga Allah akan membuat kita melompat kegirangan dan segala kemuliaan hanya untuk Tuhan Yesus Kristus. (FG)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar